Asal Usul Alam Semesta


Bagaimana awal terjadinya alam semesta? menurut salah satu peneliti alam semesta terjadi dari hasil evolusi yang terjadi sejak ribuan juta tahun yang lalu. jadi bisa disimpulkan kalau alam semesta itu ada awal mulanya. Namun ada peneliti lain yang memiliki pendapat bahwa alam semesta tidak memiliki awal dan akir. keberadaan alam semesta kekal selamanya dan berada dalam keadaan tetap yang tidak akan berubah-ubah.

selain itu juga ada spekulasi yang berbeda dari yang di atas, yaitu teori denyutan yang menyatakan bahwa alam semesta mengembang dan mengerut dengan cara berputar. setiap putaran berlangsung memerlukan waktu miliaran tahun. dimana yang akirnya akan terjadi pembalikan proses evolusi semesta dan semua akan ada yang runtuh dan kembali dalam kondisi yang sangat padat.
Teori dentum besar  menyatakan bahwa evolusi kosmik bermula dari ledakan dari bola materi yang sangat padat yang terjadi miliaran tahun lalu. ini menghasilkan penggumpalan pada materi yang sangat kecil dan sangat padat. setiap gumpalan tersebut kemudian berubah menjadi galaksi yang bergerak saling menjauh dengan kecepatan astronomis yang sangat cepat. namun ilmuwan percaya dimana awalnya semesta sangatlah kecil dan lebih kecil dibandingkan dengan atom, yang kemudian menggembang seperti balon. adapan alam semesta adalah terdiri dari seluruh yang ada Galaksi, bima sakti, bintang-bintang, matahari, bumi, dan semua yang ada di ruang tanpa batas. untuk mengamati sebagian kecil dari semesta ini manusia bisa mneggunakan teleskop modern dan teleskop radio. 

0 Response to "Asal Usul Alam Semesta"

Post a Comment